Tersebut Dia 7 Alasan Kenapa Harus Nonton Film Parasite

Share

19019400
Penggemar film Korea di Indonesia wajib mengantisipasi film terbaru dan berkualitas “Parasite. ” Film ini menjadi salah satu film yang paling banyak ditonton dan diperbincangkan di Korea. Dilansir dari Yonhap News, KOFIC (Korea Film Council) Parasite tercatat telah ditonton lebih daripada 9 juta orang sejak dirilis pertama kali dalam Korea.

Menariknya lagi, Parasite tidak hanya populer di negeri sendiri tapi turut populer di berbagai negeri. Buktinya film ini akan ditayangkan serentak di 202 negara termasuk di Indonesia. Lantas, apa saja keistimewaan yang dimiliki oleh Film Parasite hingga menjadi sangat populer di Korea? Terutama film ini berhasil menarik perhatian sineas perfilman Nusantara dan direkomendasikan oleh tokoh Joko Anwar? cari tiket nya di jadwal xxi

7 Alasan Mengapa Harus Nonton Film Parasite

Genre thriller sesungguhnya bukan genre yang pertama bagi penonton Indonesia. Sebagai film thriller, Parasite melepaskan ketegangan yang berbeda yang tidak hanya memiliki unsur crime atau menyeramkan tetapi turut menghadirkan darkcomedy. Lalu ini hal-hal menarik mengenai film Parasite yang wajib untuk kamu ketahui:

  • Genre Tragikomedi

Sebagaimana yang disebutkan sebelumnya, film Parasite merupakan film bergenre thriller tragis dengan persidangan komedi. Bahkan beberapa penikmat film mengatakan jika film Parasite termasuk film yang sangat menghibur.

Beberapa adegan mampu membuat para penonton tertawa dan konflik disajikan dengan sangat cepat. Jadi dalam 131 menit ke depan emosi penonton hendak dibuat campur aduk. Sedianya film dengan genre tragicomedy masih sangat jarang ditemukan. Kebanyakan film mungkin mengkombinasikan unsur komedi tapi lebih sering dengan romance atau drama.

Genre tragicomedy yang disematkan pada film Parasite menjadi salah satu unsur penunjang mengapa banyak orang yang tertarik untuk pirsa film ini. Di samping karena keistimewaan lain yang dimiliki dalam jalan cerita ataupun pilihan pemerannya.

  • Disutradai Bong Joon Ho

Bong Joon Ho merupakan penulis naskah dan tokoh film Parasite. Sebelum populer dari film ini, Dukun sunat Joon Ho sudah kian dahulu dikenal melalui tangan dinginnya menciptakan film The Host, Okja hingga Memories of Murder dan yang lain lain.

Film Okja bahkan tahu tampil dalam ajang mulia Festival Film Cannes 2017. Jadi, melihat usaha Dukun sunat Joon Ho di bumi perfilman tidak mengherankan kalau Film Parasite yang digarapnya meledak di pasaran.

  • Dibintangi Pelaku Berbakat

Selain disutradarai oleh tokoh bertangan dingin Bong Joon Ho. Film Parasite pula diperankan oleh sejumlah kartika populer dan berbakat Korea. Bahkan salah satu tokoh yakni Song Kang Ho telah bekerja sama dengan Bong Joon Ho untuk keempat kalinya dalam film Parasite ini.

Sebelumnya Song Kang Ho telah tiru serta dalam film The Host, Memories of Murde juga Snowpiercer. Selain dibintangi oleh actor senior Song Kang Ho, Parasite juga dibintangi oleh actor senior Lee Sun Kyun serta Cho Yeo Jong. Dan sederetan actor muda, Choi Woo Shik dan Park So Dam.

Acting menawan dari para aktor memproduksi kualitas film Parasite tiru terangkat. Secara tidak langsung Bong Joon Ho telah memilih aktor yang jelas untuk menghidupkan karakter ciptaannya ke layar lebar dalam film Parasite.

  • Film Tentang Kesenjangan Sosial

Jalan cerita yang menghibur & menegangkan juga menjadi alasan mengapa film Parasite amat populer di Korea Selatan. Film ini mengangkat tema tentang kesenjangan social. Salah satu tema yang cukup banyak diangkat dari film maupun drama Korea Selatan.

Parasite merupakan film titisan yang mengisahkan tentang dua keluarga dengan latar belakang yang berbeda. Keluarga Gi Taek (Song Kang Ho) digambarkan sebagai keluarga miskin yang seluruh sanak saudara punya masa depan suram.

Sedangkan keluarga Mr. Park (Lee Sun Kyun) merupakan rombongan kaya, pemilik dari IT Global. Masalah mulai tampil setelah Ki Woo (Choi Woo Shik) pelindung Gi Taek menerima tawaran jadi guru les di keluarga Mr. Park.

Kesenjangan supel yang tersaji di film benar-benar terasa. Di mana yang miskin akan langsung tertindas dan menderita olehkarena itu perbedaan strata sosial yang semakin mencolok. Sedangkan si kaya akan selalu menyepelekan si miskin karena punya kuasa dan powerful dan gaya hidup yang berlebih-lebihan.

Secara keseluruhan film Parasite digarap dengan sangat majelis dan sempurna, sutradara mengucapkan adegan dengan sangat teratur dan detail. Jadi meskipun memiliki plot twist yang sangat mengejutkan, penonton bukan perlu khawatir rasa penasarannya tidak terjawab.

  • Dibuat Versi Dramanya

Penggemar film Parasite mungkin merasakan bahagia karena film ini kabarnya akan dibuat versi dramanya. Sang sutradara menyiarkan jika ada salah satu rumah produksi Amerika Sindikat yang tertarik untuk menghasilkan Parasite versi serialnya.

Uniknya, sebelum film Parasite sedianya ada film lain makalah Bong Joon Ho yang mendapat apresiasi dari Amerika Serikat. Film tersebut adalah film Snowpiercer yang mencapai berbatas sekarang masih digarap serta rencananya akan ditayangkan dalam TBS musim semi nanti.

  • Sabet Penghargaan Di Festival Film Cannes 2019

Mengikuti jejak keberhasilan dari film Okja. Film Parasite faktanya bukan hanya dirilis perdana pada Kegiatan Film Cannes 2019 tapi turut memenangkan penghargaan Palme d’Or dalam ajang penghargaan yang serupa.

Bukan sekedar tersebut saja, film Parasite turut memperoleh komentar dan respon positif dari sejumlah pihak termasuk festival film universal. Antara lain ada Festival Film Lumiere, Munich International Film Festival dan Festival Film Locarno.

  • Memiliki Plot Twist Menarik

Pergeseran yang disajikan dalam film Parasite memang sangat lekas bahkan sengaja dikeluarkan tanpa jeda. Meskipun beberapa babak bisa ditebak dengan barang-kali, sang sutradara tetap menyampaikan alur twist yang mengejutkan para penonton. Film itu menyuguhkan klimaks dan ending yang sangat mengejutkan. Karet penonton tidak hanya dibuat merasa tegang, ikut galau bahkan merasakan kesakitan sebagaimana karakter di film.

Di ending cerita film ini, Boong Joon Ho bagai mengajak para penikmat film untuk memilih sendiri ending cerita dari film ini. Entah itu berakhir tragis atau justru happy ending itu tergantung dari vista masing-masing penonton.

Menariknya, pada film Parasite tidak terdapat karakter yang bisa dianggap benar-benar jahat atau cantik. Semua tergantung dari pendapat para penonton, apa target memberikan title protogonis atau antogonis pada tiap watak.

Menonton film Parasite barangkali akan membuat gebrakan baru bagi pengalamanmu menonton film produksi Korea. Film ini memiliki ciri khas dan keluarbiasaan dari film Korea yang lain yang populer dan mengait box office bahkan mencatuk penghargaan di festival film bergengsi.

Demikianlah, fakta memikat mengenai film Parasite. Kalau kamu masih bingung mencari tontonan berkualitas dan menghibur, film ini bisa oleh sebab itu salah satu rekomendasi film yang sempurna. Apalagi jika kamu suka dengan genre tragicomedy. Supaya pengalaman hidup yang coba diajarkan daripada film Parasite bisa dirasakan oleh banyak orang, ajaklah teman-temanmu untuk turut merenung film terbaik dari Dukun sunat Joon Ho tersebut. cinema 21

Tayang Agustus 2019, Film BTS Bring the Soul: The Movie Sudah Diprediksi Benih Sukses!

Share

Mengaku ARMY tapi belum pernah menonton pementasan BTS sama sekali, gimana bisa? Sebagai salah satu boy group terbesar dalam Korea, BTS telah berbuat perjalanan konser ke bervariasi tempat.

Kepopuleran BTS kadang sedang sangat meroket, group yang digawangi oleh RM, Jin, Jimin, Suga, Jungkook, J-Hope dan V ini telah berhasil meraih cinta dari industri musik jagat rat.

Jika dahulu nama BTS tidak sepopuler boy group Korea lainnya, maka waktu ini nama BTS sudah mampu bersaing bukan hanya beserta boy group Korea, apalagi dengan penyanyi atau boyband Amerika serta Eropa yang lain.

Sekilas tentang film BTS Bring The Soul: The Movie

Serta untuk mengobati kerinduan para fans yang bukan bisa tiru bersenang-senang dalam tur dunia mereka. BTS kembali menghadirkan Film BTS Bring the Soul: The Movie yang diproduseri oleh A Camp Entertainment berpadu-padan dengan Big Hit Entertainment selaku agensi resmi BTS.

Film itu merupakan film ketiga yang bertajuk Bring the Soul: The Movie. Tidak tidak sama jauh dari film BTS sebelumnya, BTS akan menyajikan dokumentasi tentang perjalanan berjarak dari tur dunia “Love Yourself’’ mereka dari Seoul hingga Paris.

Yang mengelompokkan dari dua film sebelumnya, pada film kali ini semata personel BTS akan turut menceritakan kisah dan sejarah mereka selama menjalani tur dunia. Tentunya, kisah pada balik tur dunia ini belum pernah dipublikasikan dan tidak ada pada dua film yang lalu. layar 21

Tidak heran jika baik perintis film, BTS dan semua pihak yang tergabung dalam penggarapan film ini berjanji jika Bring the Soul: The Movie ini bisa mengikuti jejak sukses daripada film BTS yang telah tayang sebelumnya.

Kelurusan hati menarik film Bring the Soul: The Movie

Antusiasme para ARMY dalam seluruh dunia dibuktikan dengan perantara penjualan tiket film BTS Burn the Stage the Movie yang merupakan film pertama dari BTS. & juga film Love Yourself in Seoul yakni film keduanya. Kamu yang minat untuk menonton film ketiganya, simak lebih dahulu beberapa fakta menarik tentang Film Bring the Soul: The Movie berikut ini:

  1. Ditunggu-tunggu penggemar

Mengingat BTS sebelumnya telah menggarap dua film dokumenter yang keduanya menceritakan perjalanan mereka selama mereguk tur dunia. Tidak heran jika banyak fans yang merasa yakin dan menghendak bahwa BTS akan kembali menggarap film dokumenter.

Apalagi dalam dua film dokumenter sebelumnya, BTS telah memikat banyak keuntungan dari hasil penjualan tiket di bermacam-macam kota di seluruh dunia. Jadi ketika kabar film ketiga akan digarap, karet fans yang antusias tambah merasa antusias.

Berbeda dari 2017 dan 2018, tahun ini antusiasme para pemuja BTS semakin tinggi. Keberhasilan film BTS Bring the Soul: The Movie benar-benar sudah bisa diprediksi sejak awal.

  1. Dikemas dengan cerita yang lebih menarik

Setelah menyelesaikan tur ke Eropa dan Amerika, personel BTS memutuskan untuk menggelar pesta. Dalam pesta itu, masing-masing personel akan menyatakan pengalaman mereka selama menjalani konser.

Melihat perjalanan tur dunia yang sangat panjang dan padat tentu banyak sekali pengalaman yang dialami oleh masing-masing personel BTS. Setiap penggemar bisa mereguk dan mendalami karakter dari tokoh idolanya melalui bagian ini.

Masing-masing personel mencoba menyampaikan pengalaman mereka beserta cara yang sangat tidak sama. Tidak ada kepalsuan & kepura-puraan, semuanya berdasarkan kemahiran pribadi yang memang berniat dipublikasikan hanya untuk karet penggemar. Penggemar akan ikut serta secara tidak sinambung pada perbincangan intim para personel BTS tentang suguhan spektakuler yang pernah tersebut lakukan.

  1. Film ketiga tentang konser dunia

Sebelumnya telah disebutkan jika BTS telah merilis dua film bertajuk “Love Yourself” Di film pertamanya Burn The Stage the Movie, BTS berhasil meraih keuntungan sebesar Rp 262 miliar.

Film ini merupakan hasil dokumentasi perjalanan panjang BTS tatkala mengadakan BTS 2017 The Wings Tour. Film tersebut berhasil menarik lebih dari ½ juta penggemar BTS dari 19 kota di dunia. “Burn the Stage the Movie” sendiri digarap oleh Park Jun Soo dengan sangat apik serta kemudian ditayangkan pada November 2018 lalu.

Sedangkan film kedua BTS yang berjudul “Love Yourself in Seoul” merupakan film konser BTS yang mendokumentasikan perjalanan tur BTS di Seoul Olympic Stadium ketika menyelenggarakan Love Yourself Tour Band.

Film ini merupakan awal mula dari rangkaian tur bertajuk Love Yourself yang dilakukan BTS setelah berhasil menyelesaikan rangkaian tur dunia bertingkat Wings. Film ini tayang perdana pada awal tahun ini, tepatnya pada 26 Januari 2019 dan telah meraih keuntungan Rp 197 miliar.

Dan film ke-3 yang sedang dibicarakan kali ini adalah BTS Bring the Soul: The Movie, film yang mengisahkan prosesi BTS selama menjalankan tur ke 12 kota pada Eropa. Bisa dibilang bila film ini merupakan lanjutan dari film kedua yang mendokumentasikan cerita lebih pasti.

Selama mengunjungi 12 kota tersebut, BTS telah menyelesaikan 24 konser tur “Love Yourself” yang masing-masing mempunyai kesan tersendiri baik bagi para personel maupun untuk penggemar.

  1. Penjualan tiket

Trafalgar Releasing selaku penghasil menjadikan film ketiga BTS ini sebagai limited screening dimana tiket film dijual secara terbatas. Dan penjualan tiketnya sendiri akan mulai dari dibuka pada 3 Juli. Meskipun termasuk film limited screening , ARMY Indonesia patut bersyukur karena Indonesia memiliki saluran untuk bisa menayangkan film bertajuk tur dunia tersebut. Sebelum kehabisan tiketnya, terdapat baiknya jika mulai book tiket filmnya dari saat ini. Pemesanan tiket bahkan sudah bisa dilakukan dari Juli 2019.

  1. Harga tiket

Berdasarkan pantauan yang dilakukan pada halaman bringthesoulthemovie. com tatkala ini. Untuk mengetahui pangkat tiket dari Film BTS Bring The Soul: The Movie, para fans harus sign up terlebih lewat.

Akan tetapi, beberapa fans meyakini jika harga karcis dari film BTS ini tidak akan jauh berbeda dari harga dua film sebelumnya sekitar Rp 80 ribu hingga Rp 180 ribu per tiket. Tentunya harga tiket ini tersendiri lebih terjangkau dari pangkat tiket nonton turnya langsung.

Di dalam halaman ini, ARMY dari berbagai negara di dunia bisa sign up untuk memperoleh karcis sekaligus informasi kapan tanggal resmi perilisan film BTS Bring he Soul: The Movie di masing-masing negeri.

  1. Film dokumenter boy group terlaris di Korea Selatan

BTS merupakan boy group asal Korea yang beranggotakan 7 orang. Masing-masing anggota memiliki karakter dan talenta yang sangat baik, dan tiap personel kendati memiliki penggemar yang banyak.

Berbeda dari boy group lain yang rata-rata seharga memiliki 1-2 personel favorit, semua personel BTS luar biasa dicintai oleh ARMY. Melihat prestasi tersebut, banyak produser yang tertarik untuk membuat film dokumenter BTS.

Dan kemudian terciptalah film dokumenter pertama bertajuk konser The Wings, yang kemudian dilanjutkan dengan konser tur bertingkat Love Yourself. Pada film ketiga kali ini, tokoh berusaha untuk menunjukkan sisi lain dari gemerlap konser BTS.

Film tidak seharga menampilkan cuplikan perjalanan tur BTS tapi turut menyediakan kisah baru yang dikemas berdasarkan pengalaman pribadi semua member. Jika kamu merupakan ARMY sejati, segera book tiketnya sebelum kehabisan.

 

Deskripsi : Fans BTS ataupun para ARMY pasti nggak mau ketinggalan nonton dokumenter BTS terbaru lewat film BTS Bring the Soul: The Movie. Ini kabar yang nggak boleh dilewatkan!

 

10 Film Indonesia Terlaris Sporadis

Share

Tidak beda jauh dari film Hollywood yang mungil atau film Bollywood yang identik dengan tarian dan nyanyiannya. Film Indonesia juga memiliki daya tarik yang sangat istimewa. Dan olehkarena itu daya tarik itulah, beberapa film berhasil memperoleh pendapatan yang sangat besar.

Bahkan beberapa film berhasil mencetak rekor penonton hingga 5 juta. Geliat film Indonesia sesungguhnya telah ditunjukkan sejak lelet, sejak film Apa Ada Dengan Cinta (2002) menjadi sangat populer dan penuh dibicarakan di tanah larutan. Kemudian disusul dengan sekitar film populer lainnya termasuk Ayat-ayat Cinta dan Laskar Pelangi yang keduanya ditayangkan serempak pada tahun 2008. cinema xx1

Daftar Film Nusantara Terlaris Sepanjang Sejarah

Jika kamu merasa bosan menonton film berbahasa heran, maka pilihlah beberapa film Indonesia berkualitas. Alangkah tajam[ki] jika kamu mau mengasaskan petualangan marathon film Indonesia dengan menonton seluruh film Indonesia terlaris berikut tersebut:

  1. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 (2016)

Di urutan pertama adalah film genre komedi karya sutradara Anggy Umbara. Film ini terinspirasi atau diadaptasi langsung dari film Warkop DKI. Antusiasme masyarakat di dalam film ini tampak amat besar terutama setelah mengamati trailer filmnya yang memikat.

Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1 menceritakan tentang tiga sahabat, Dono, Kasino dan Indro. Ketiganya bekerja di organisasi CHIIPS sebagai petugas keamanan. Bertentangan dari petugas keamanan di dalam umumnya yang tampak kuat, gagah dan berwibawa. Ketiga sahabat ini justru tampil kocak bahkan dijuluki serupa anggota CHIIPS dengan rekor terburuk.

Untuk bermain pada film ini, Abimana Aryasatya bahkan harus melakukan makeover agar terlihat mirip secara almarhum Dono. Sedangkan Kasino diperankan oleh Vino Bastian dan Tora Sudiro yang memerankan Indro. Tepat 22 hari pasca dirilis di bioskop, film ini berhasil meraih keuntungan 240. 1 miliar dengan total tanda mencapai 6. 9 juta.

  1. Dilan 1990 (2018)

Menyampaikan kisah cinta Dilan & Milea yang terjadi di dalam tahun 1990. Pertemuan pertama mereka terjadi ketika Milea pindah ke Bandung dan masuk ke salah satu SMA di Bandung. Nostalgia cara pacaran abad 90-an menjadi pesona utama dari film ini selain karena kehadiran Iqbaal Ramadhan yang memerankan karakter Dilan.

Tidak sama dari kisah cinta cukup umur SMA pada umumnya, Dilan harus melampaui rintangan demi rintangan demi mendapatkan menawan hati Milea. Film ini makbul menduduki peringkat runner-up dengan meraih keuntungan sebesar 233. 7 miliar.

  1. Dilan 1991 (2019)

Masih menceritakan kisah cinta Dilan dan Milea. Jika di seri baru, dua karakter masih berpengaruh dalam kondisi pertemanan. Oleh sebab itu di film Dilan 1991, Dilan dan Milea telah berhasil mengikrarkan diri sebagai sepasang kekasih.

Melanjutkan perlagaan cinta dari seri sebelumnya, rintangan Dilan untuk memadu kasih bersama Milea bertambah berat. Banyak karakter pertama yang sengaja dihadirkan oleh Pidi Baiq yang mengeraskan bumbu kerumitan kisah Dilan dan Milea. Film ini sayangnya tidak sesukses yang pertama. Dengan selisih moral yang cukup besar, Dilan 1991 berhasil meraih pendapatan kotor sebesar 194. 4 miliar.

  1. Pengabdi Setan (2017)

Jika kamu sudah cukup puas menonton 3 film dengan genre komedi serta romance. Maka coba peruntunganmu dengan menonton film horror “Pengabdi Setan” karya Joko Anwar. Film ini menceritakan tentang teror aneh yang terjadi pada sebuah keluarga pasca meninggalnya sang embuk. Hebatnya lagi, selain ternama di Indonesia faktanya film ini cukup populer pada mancanegara. Jadi tidak luar biasa jika Pengabdi Setan bisa meraup keuntungan besar 155. 6 miliar.

  1. Warkop DKI Reborn: Kuririk Boss Part 2 (2017)

Kembali secara genre komedi, kali ini adalah lanjutan dari Film Warkop DKI Reborn: Jakarta Boss Part 1. Pemuja yang senang dengan akting menawan Vino Bastian, Abimana dan Tora Sudiro ketika memerankan tokoh Dono, Kasino dan Indro tentunya bukan akan melewatkan petualangan mereka mencari harta karun.

Film ini mungkin dimeriahkan dengan jalan cerita dan jalan cerita twist yang keren akan tetapi sayangnya tidak bisa mengalahkan kesuksesan film sebelumnya. Walakin demikian, Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part dua tetap laris di picisan dengan total keuntungan 151. 1 miliar.

  1. Ada Apa Dengan Cinta 2 (2016)

Kamu yang lahir tahun 90-an tentunya mengenal beserta baik film AADC (Ada Apa Dengan Cinta) yang dimainkan oleh Nicholas Saputra dan Dian Sastrowardoyo. Ketenaran film AADC membuat penghasil memutuskan untuk memproduksi sekuelnya setelah 14 tahun semarak pertama ditayangkan di bioskop.

Masih menceritakan tentang siaran cinta Rangga dan Hasrat. Bedanya, dua karakter itu sudah beranjak dewasa bukan lagi sebagai remaja SMA. Kisah dimulai ketika geng cinta memutuskan untuk melaksanakan reuni di Yogyakarta. Serta di kota itu pulalah Cinta kembali dipertemukan dengan Rangga setelah 14 tahun lamanya. Film romance fenomenal ini berhasil meraih moral 128. 3 miliar.

  1. Suzzanna: Bernapas Pada Kubur (2018)

Bila sebelumnya merupakan film romance yang memiliki jalan cerita apik. Maka film berikutnya adalah film horror dengan icon horror terpopuler di Indonesia, Suzzanna. Menceritakan tentang Suzanna dan Wira yang tidak juga dikarunia anak meski telah menikah selama 5 tahun lamanya. Kisah tragis di mulai dari, setelah sang suami malahan bertolak ke luar negeri untuk bekerja meninggalkan Suzanna yang sedang berbadan dua.

Kepergian Satria dimanfaatkan beberapa karyawan yang mendendam untuk mencuri harta benda di rumahnya. Dalam peristiwa perampokan tersebut, nyawa Suzanna bukan berhasil diselamatkan. Konon roh Suzanna yang bukan tenang, mulai meneror orang-orang yang terdapat di sekitarnya terutama 4 karyawan yang sudah membunuhnya. Film garapan Anggy Umbara tersebut berhasil meraih pendapatan semarak 123. 8 miliar.

  1. Habibie & Ainun (2012)

Siaran perjalanan hidup Habibie sebelum menjadi Presiden ketiga RI. Termasuk kisah cintanya rapi Ainun sang belahan relung hati. Untuk memerankan tokoh Habibie, dipilihlah Reza Rahadian serta Ainun diperankan oleh Bunga Citra Lestari. Film beserta tokoh berpengaruh di Indonesia ini berhasil memperoleh pertimbangan yang besar sebanyak 100. 8 miliar.

  1. Laskar Pelangi (2008)

Kamu yang sudah pernah membaca bukunya jelas bisa membayangkan bagaimana visualisasi dari film Laskar Bianglala, adaptasi dari novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata ini. Film ini menceritakan kisah Ikal dan karet sahabatnya. Seting di Belitung membuat film ini sarat akan kearifan lokal Nusantara, bahkan peran anak-anaknya pun dimainkan oleh anak Belitung.

Film garapan Riri Riza ini berhasil mendapatkan pelajaran yang besar hingga masuk peringkat 9 dari 10 film terlaris di Nusantara. Keuntungan yang diperoleh dari penjualan tiket bioskop setidaknya mencapai 61. 4 miliar.

  1. Ayat-Ayat Hasrat (2008)

Last but not least dari film terlaris Indonesia adalah film Ayat-ayat Cinta. Film ini sangat fenomenal sebab mengangkat tema islami. Menceritakan tentang perjalanan hidup serta cinta Fahri.

Sebelum disatukan dengan Aisyah sang istri, Fahri harus menghadapi bermacam-macam rintangan hidup. Termasuk menahan fitnah kejam yang dilontarkan Naura padanya. Akting mempesona Fedi Nuril berhasil mengangkat film ini meraup pendapatan tinggi mencapai 47. 8 miliar.

 

Deskripsi : Film Indonesia memiliki pesona yang istimewa sehingga berhasil mencatat pendapatan yang sangat besar dan menjadi terlaris seputar masa.